“He came to me around two years ago. He used to be an ignorant student who submitted his assignments just seconds before the deadlines. Now, he’s a far more serious young man. I’ve witnessed the change in his motivation,” Patricia said. (The Jakarta Post, Jakarta | Sun, 10/09/2005)
Nama Tex Saverio memang belum banyak dikenal, namun busananya dalam dunia fashion sudah menarik banyak perhatian para pemerhati mode. Berkat keahlian dan karyanya yang menakjubkan, Rio, demikian panggilannya, sempat tampil pada acara ‘Dewi Fashion Knight’ dalam rangkaian pagelaran Jakarta Fashion Week 2010 karena dianggap sebagai desainer yang mewakili semangat masa kini dan memiliki visi yang turut membentuk masa depan mode Indonesia.
Tiba-tiba nama Tex Saverio menjadi perbincangan ramai di dunia maya. Salah satu koleksi gaun musim semi 2011-nya yang pernah ditampilkan di Jakarta Fashion Week, La Glacon, mendadak muncul di Harper’s Bazaar AS. Lebih hebat lagi, sosok yang mengenakan La Glacon adalah penyanyi top dunia, Lady GaGa. Tak pelak lagi, pujian dialamatkan kepada desainer muda kelahiran 1984 itu. Siapa sebenarnya Tex Saverio?
Tex Saverio adalah remaja yang kala itu masih duduk di bangku SMU, yang sudah berani memilih jalur fashion design sebagai minatnya untuk berkreasi, sampai dia memutuskan meninggalkan sekolahnya, suatu keputusan berani. Sebagai remaja yang hidup di kota Jakarta Rio terlihat santai, fun dan tanpa beban. Ketika Tex Saverio belajar Fashion Design di Phalie Studio School of Art & Design sama dengan teman lainnya, tidak mengerti dunia fashion seperti biasanya siswa yang baru masuk di kelas fashion design dan yang membuat Rio mengalami perkembangan di dunia fashion adalah, ia mau mengerjakan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.
Tahun 2003 setelah selesai Tingkat Fashion Design II di Phalie Studio School of Art & Design, Rio dianjurkan untuk ikut Lomba Desain Busana & Aksesori Desainer Muda 2003 yang diselenggarakan majalah Dewi bersama teman-teman sekelasnya, Caryn Widjaja, Yully Kumala dan Jessica Darmawan. Rio bersama 3 temannya dari Phalie Studio berhasil menjadi finalis lomba tersebut.
Tahun 2004 Rio dari Phalie Studio mendapat penghargaan Prix d’Incitation (lihat Kompas, Minggu 19 Desember 2004)
Namun siapa sangka, pemuda 26 tahun yang akrab disapa Rio itu ternyata tidak menamatkan bangku sekolahnya. Ia memilih keluar dari sekolah, agar bisa lebih cepat memulai karirnya di dunia mode. Tahun 2005 Rio memenangkan penghargaan Mercedes-Benz Asia Fashion Award, ketika ia baru berumur 21 tahun.
Kini, lima tahun kemudian, La Glacon menjadi buah bibir di dunia mode internasional. Indonesia boleh berbangga karena salah satu busana hasil karya desainer kelahiran Jakarta 1984, Tex Saverio dikenakan oleh Lady Gaga dalam pemotretan majalah Harper’s Bazaar Amerika edisi Mei 2011. (F)














